WELCOME TO RESTAULIPASARIBU.BLOGSPOT.COM

Selasa, 10 Februari 2015

Resep Sambal Goreng Teri Kacang

                            Resep Sambal Goreng Teri Kacang
Resep sambal goreng sangat digemari oleh masyarakat karena enak rasanya, mudah membuatnya dan sangat beragam macamnya.
Di sini kita akan membuat Resep Sambal Goreng Teri Kacang.
Sambal goreng teri kacang bisa disajikan sebagai pelengkap berbagai macam hidangan, misalnya nasi uduk, nasi kuning,atau sebagai pelengkap saat menyantap lontong sayur. Bagi yang suka dimakan dengan nasi hangatpun sudah nikmat.

Bahan membuat resep sambal goreng teri kacang adalah:

  • 500 gram teri Medan, rendam dalam air, ditiriskan lalu digoreng kering
  • 200 gram kacang tanah digoreng
  • 2 sdt cuka masak
  • 2 sdt garam
  • 16 sdm gula pasir
  • Minyak sayur secukupnya

Bumbu yang diperlukan dalam membuat sambal goreng teri kacang adalah:

  • 20 buah cabai merah keriting yang dibuang bijinya
  • 4 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih

Cara membuat resep sambal goreng teri kacang adalah:

  • Panaskan minyak kemudian tumis bumbu halus bersama gula dan garam hingga harum
  • Tambahkan cuka, aduk rata.
  • Masak hingga bumbu matang dan mengeluarkan minyak
  • Angkat lalu dinginkan
  • Tambahkan teri dan kacang goreng, aduk hingga merata
  • Simpan dalam wadah tertutup rapat agar tetap renyah


Baca resep disini: http://resepmasakankue.com/makanan/sambal/resep-sambal-goreng-teri-kacang.html

Resep Krim Sup Jagung Sehat dan Lezat

                                    Resep Krim Sup Jagung Sehat dan Lezat
Resep krim sup – ketika hujan datang, tentunya enaknya mengkonsumsi makanan hangat berkuah dengan kaldu yang khas, sehingga rasa dingin tersebut dapat terobati dengan krim sup yang di buatnya.
Untuk anda yang sedang ingin menikmati sup krim yang lezat, hangat dan tentunya enak banget anda dapat mencoba resep krim sup jagung yang di padukan dengan menggunakan bahan bahan lainnya yang menjadi satu sabuah sup yang lezat dan sehat tentunya.
Ingin tau resep krim sup jagungnya? Berikut ini adalah bahan bahan dan cara pebuatannya.

Resep sup krim jagung

Bahan bahan yang di gunakan:

  • 1300 ml kaldu ayam
  • 200 ml susu cair
  • 100 gr jagung muda pipilan
  • 60 gr kacang polong
  • 50 gr wortel potong dadu
  • 300 gr daging ayam, potong dadu 1 x 1 cm
  • 1 ½ sdm tepung terigu dan 1 sdt maizena
  • 1 ½ sdm margarin

Bumbu bumbu yang di gunakan:

  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sdm bawang bombai cincang
  • 1 sdm seledri cincang
  • ½ sdt oregano kering
  • ½ lada halus
  • 1 sdt garam halus

Cara Membuatnya:

  1. Panaskan mentega, tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum. Masukkan tepung terigu aduk hingga berbutir halus.
  2. Tambahkan daging ayam, masak hingga daging berubah warna.
  3. Tuang kaldu, susu tawar cair, kaldu instan, jagung manis pipilan, kacang polong dan wortel, aduk rata. Masak hingga mendidih.
  4. Tambahkan lada, oregano dan garam. Masak hingga mendidih dan semua bahan matang.
  5. Sesaat sebelum diangkat tambahkan seledri cincang. Angkat. Sajikan panas.
Resep yang telah di jelaskan dapat menjadi 5 porsi, jadi cukup bukan untuk satu keluarga? Anda dapat menimati resep krim sup jagung yang hangat, sehat dan lezat tersebut bersama orang orang tercinta di sekeliling anda.
Ikuti resep krim sup jagung yang ada dan nikmati tersebut sekrang juga… selamat mencoba..


Baca resep disini: http://resepmasakankue.com/makanan/sayur-sop/resep-krim-sup-jagung-sehat-dan-lezat.html

Bumbu Resep Rendang Daging

                                        Bumbu Resep Rendang Daging
Bumbu resep rendang – makanan khas yang berasal dari padang ini menggunakan bahan daging dan memiliki ciri khas bumbu yang kaya akan rempah rempah.
Rendang, yah siapa yang tidak mengenal rendang. Tidak hanya di Indonesia saja, namun rendang telah di kenal oleh Negara Negara lain, di Indonesia sendiri rendang yang paling popular adalah rendang yang berasaal dari Padang.
Untuk anda yang ingin mencoba untuk membuat rendang maka anda harus pandai dalam membuat bumbu resep rendangnya, sehingga akan menghasilkan rendang yang kaya akan cita rasa rempahnya.

Bumbu Resep Rendang Daging :

  • daging sapi has 500 gram, potong-potong sesuai ukuran yang di inginkan
  • santan kelapa kental 1000 ml
  • santan cair 1000 ml (santan kental dan cair dari 3 butir kelapa)
  • serai 2 batang, memarkan
  • daun jeruk purut 5 lembar
  • daun kunyit 1 lembar, sobek-sobek
  • asam kandis 2 buah

Resep Bumbu Halus Rendang Daging :

  • cabe merah 250 gram
  • bawang putih 4 siung
  • bawang merah 10 butir
  • jahe 1 cm
  • kunyit 2 cm
  • lengkuas 4 cm
  • garam secukupnya

Cara Membuat Rendang Daging :

1. Setelah seluruh bahan bahan siap, dan bumbu telah di giling, maka anda dapat mulai menyiapkan wajan yang berisikan minyak.
2. Gorenglah bumbu yang telah di haluskan hingga matang
3. Rebuslah santan kelapa cair yang telah di siapkan, masukan daun jeruk, daun kunyit, asam dan juga bumbu yang telah di haluskan sebelumnya.
4. Setelah santan dan bahan bahan lainnya yang di masak telah mendidih, maka selanjutnya dapat menambahkan potongan potongan daging sapi yang telah disiapkan
5. Masak daging tersebut hingga daging menjadi lebih empuk, dan bumbu dari santan tersebut mengental.
6. Setelah daging beserta bumbunya sedikit mengental, maka tambahkan santan kelapa kental, masak dan aduk hingga merata dan bumbunya hampir kuning kecoklatan.
Nah itu adalah bumbu resep rendang daging yang khas dengan aneka rempah rempah yang di kombinasikannya, sehingga untuk rasanya tidak perlu di ragukan lagi. Selamat mencoba..


Baca resep disini: http://resepmasakankue.com/makanan/daging/bumbu-resep-rendang-daging.html

Resep Bebek Goreng Special

                                  Resep Bebek Goreng Special
Resep bebek goreng – Buat anda yang sangat suka dengan bebek goreng, wah anda tentu saja harus mencoba resep yang satu ini yaitu Resep Bebek Goreng Special.
Bebek goreng sangat enak untuk di santap bareng keluarga tercinta, baik pada moment momet khusus maupun di santap pada hari hari biasa bersama sama dengan keluarga tercinta. Penasaran dengan rasa dari resep bebek goreng special?
Simak informasi tentang resep bebek goreng special berikut ini.

Resep bebek goreng spesial

  • 3 gelas air
  • 1 ekor bebek, potong menjadi 4 bagian, lumuri dengan air jeruk nipis
  • 5 cm lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu, haluskan:

  • 5 siung bawang putih
  • 4 butir bawang merah
  • 4 cm kunyit
  • 4 cm jahe
  • 1 sdm garam

Sambal, haluskan:

  • 4 buah cabai merah
  • 10 buah cabai rawit
  • Terasi (sesuai selera)
  • 1 buah tomat segar
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir

Cara membuat Resep Bebek Goreng

1. Didihkan air, masukkan bebek, bumbu halus, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk. Aduk rata dan masak dengan api kecil saja hingga bebek empuk dan kuah mengental. Kemudian Angkat dan tiriskan.
2. Panaskan minyak, goreng bebek dengan api sedang hingga kering kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
3. Hidangkan bebek goreng dengan nasi hangat, sambal dan lalapan
Tips : agar daging bebeknya tidak keras maka perhatikan dalam pemilihan bebeknya, pilihlah bebek muda sehingga dagingnya empuk meskipun di rebus tidak terlalu lama.
Hidangan yang lezat ini sangat pas di sajikan untuk keluarga anda tercinta ketika berkumpul bersama, dengan di sajikan bersama nasi hangat, sambal terasi dan lalapan resep bebek goreng special ini akan menjadi makanan khas yang akan banyak di sukai oleh seluruh anggota keluarga anda, anda ingin mencicipiya?
Tentu saja anda dapat, hanya dengan mengikuti resep bebek goreng special yang telah di jelaskan. selamat mencoba..


Baca resep disini: http://resepmasakankue.com/makanan/goreng/resep-bebek-goreng-special.html

Aneka Resep

Resep Rolade Daging Cepat Dan Praktis

                                      Resep Rolade Daging Cepat Dan Praktis
Resep Rolade Daging cepat dan praktis merupakan salah satu sajian yang mudah dibuat dan disenangi oleh anak-anak.
Dengan campuran daging giling dan bumbunya akan menambah cita rasa penikmatnya. Senangnya meluangkan waktu bersama keluarga di hari libur. Belum lengkap rasanya tanpa hidangan yang lezat.
Nah, mari kita coba Resep Rolade Daging berikut ini.

Bahan resep Rolade Daging cepat dan praktis:

  • 300 gr daging giling
  • ½ buah bawang Bombay, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 buah kuning telur
  • 50 gr tepung panir
  • 1 buah wortel kupas

Saus tomat:

  • 1 sdm mentega
  • 1 buah bawang Bombay, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdt Italian seasoning
  • 100 gr saus tomat
  • 3 sdm saus sambal
  • 1 buah tomat, potong dadu kecil
  • Garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya

Pelengkap:

  • Kentang goreng
  • Wortel dan buncis rebus

Cara membuat resep Rolade Daging

  1. Kocok telur sebentar, masukkan terigu, aduk sampai rata. Buatlah 3 lembar dadar tipis. Panaskan minyak di wajan dadar (garis tengah 24 cm). Tuang 1 sendok sayur adonan sambil wajan digoyang agar adonan menutupi seluruh dasar wajan. Setelah matang, angkat segera.
  2. Campur daging cincang, roti, telur, garam, wortel, merica dan pala. Aduk sampai rata, lalu bagi menjadi 4 bagian. Bungkus masing-masing bagian dengan selembar dadar, lalu gulung. Bungkus rolade dengan selembar daun atau kertas roti. Kukus selama 15 menit. Angkat, sisihkan sampai dingin. Iris setebal 1 1/2 cm dan atur diatas piring.
  3. Panaskan mentega, tumis bawang Bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan Italian seasoning, garam, merica, gula pasir. Aduk rata, tambahkan saus tomat, potongan tomat, saus sambal. Aduk rata. Masak hingga matang. Angkat.
  4. Sajikan rollade daging dengan siraman saus tomat dan pelengkap.


Baca resep disini: http://resepmasakankue.com/makanan/daging/resep-rolade-daging-cepat-dan-praktis.html

Senin, 11 Agustus 2014

Sejarah nama Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Nama Indonesia berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19. Catatan masa lalu menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan aneka nama, sementara kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai ("Kepulauan Laut Selatan"). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara ("Kepulauan Tanah Seberang"), nama yang diturunkan dari kata dalam bahasa Sanskerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa ("Pulau Emas", diperkirakan Pulau Sumatera sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.
Bangsa Arab menyebut wilayah kepulauan itu sebagai Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan, benzoe, berasal dari nama bahasa Arab, luban jawi ("kemenyan Jawa"), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "orang Jawa" oleh orang Arab, termasuk untuk orang Indonesia dari luar Jawa sekali pun. Dalam bahasa Arab juga dikenal nama-nama Samathrah (Sumatera), Sholibis (Pulau Sulawesi), dan Sundah (Sunda) yang disebut kulluh Jawi ("semuanya Jawa").
Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari orang Arab, Persia, India, dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Jazirah Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang", sementara kepulauan ini memperoleh nama Kepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais). Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmi Nederlandsch-Indie (Hindia-Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.
Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah memakai nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan Indonesia, yaitu "Insulinde", yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (dalam bahasa Latin "insula" berarti pulau). Nama "Insulinde" ini selanjutnya kurang populer, walau pernah menjadi nama surat kabar dan organisasi pergerakan di awal abad ke-20.

Nama Indonesia

Ki Hajar Dewantara, salah satu pribumi yang pertama kali menggunakan nama Indonesia ketika mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau.
Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA, BI: "Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur")), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.
Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations ("Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia"). Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia ("nesos" dalam bahasa Yunani berarti "pulau"). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris):
"... Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi "Orang Indunesia" atau "Orang Malayunesia"".
Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (sebutan Srilanka saat itu) dan Maldives (sebutan asing untuk Kepulauan Maladewa). Earl berpendapat juga bahwa bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.
Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago ("Etnologi dari Kepulauan Hindia"). Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah Indian Archipelago ("Kepulauan Hindia") terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. [1] Dan itu membuktikan bahwa sebagian kalangan Eropa tetap meyakini bahwa penduduk di kepulauan ini adalah Indian, sebuah julukan yang dipertahankan karena sudah terlanjur akrab di Eropa.
Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):
"Mr Earl menyarankan istilah etnografi "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah geografis murni "Indonesia", yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia"
Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. [1]
Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel ("Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu") sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan itu pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.
Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau. Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch ("Hindia") oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander ("pribumi") diganti dengan Indonesiër ("orang Indonesia")..

Politik

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Sebagai akibatnya, pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu. [1]
Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.
Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,
"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia-Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air pada masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."
Di Indonesia Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa, dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.
Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia-Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama Indonesië diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Permohonan ini ditolak. Sementara itu, Kamus Poerwadarminta yang diterbitkan pada tahun yang sama mencantumkan lema nusantara sebagai bahasa Kawi untuk "kapuloan (Indonesiah)".
Dengan pendudukan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia-Belanda". Pada tanggal 17 Agustus 1945, menyusul deklarasi Proklamasi Kemerdekaan, lahirlah Republik Indonesia.

Sejarah (Kekuatan Indonesia Yang Menggetarkan Dunia)

1960-an, Era Presiden Sukarno.
kekuatan militer Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet.
1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.

Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.
Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).
Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari :
1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.


2. 30 pesawat MiG-15.

3. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.

4. 10 pesawat supersonic MiG-19.

pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang.
Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.

Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika, Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi, Surabaya.
Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.
Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal tempur kelas Corvette, 9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 41 helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini, AK-47.
Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.